Reminder untuk rekan-rekan yang ingin memilih ban, biasanya terdapat kode pada ban (misalnya P 215/65 R 15 95 H) dengan cara pembacaannya sebagai berikut:
- P, jenis kendaraan P (Passenger Car), LT (Light Truck), ST (Special Trailer), T (Temporary, Ban Serep).
- 215, merupakan lebar ban dalam satuan mm.
- 65, merupakan rasio tinggi/lebar.
- R, jenis ban R (Radial), B (Bias Belt), D (Diagonal), None (cross-ply).
- 15, diameter ban dalam inch.
- 95, load index.
- H, speed rating.

Load Index
| Code | 78 | 82 | 86 | 90 | 94 | 98 | 102 |
| Load (kg) | 425 | 475 | 530 | 600 | 670 | 750 | 850 |
Speed Rating
| Code | S | T | U | H | V | Z | W | Y |
| Speed (kph) | 180 | 190 | 200 | 210 | 240 | 240 or more | 270 or more | 300 |
Kode Produksi
Selain itu biasanya terdapat kode produksi yang dicetak pada ban. Dua angka di depan menandakan minggu, dan dua lagi menandakan tahun pembuatan ban mobil. Contoh seperti “4020”, angka 40 berarti waktu dalam pekan ban tersebut diproduksi pada minggu ke-40, sementara dua angka di belakang yaitu 20 adalah tahun pembuatan, yakni 2020.
Angka ini tidak ada kaitannya dengan kedaluwarsa atau habisnya jangka waktu ban, melainkan berfungsi sebagai tanda produksi untuk kepentingan internal perusahaan dan memberikan informasi waktu pembuatannya.
