Kalau di jaman dulu (tahun 70an mungkin ya), image Volkswagen sesuai namanya merupakan mobil rakyat dan merakyat, murah dan mudah perawatan/perbaikannya. Seiring dengan berjalannya waktu, image VW berubah menjadi mobil yang nyaman dan memiliki teknologi tinggi. Beberapa teknologi yang menarik antara lain:
- CC kecil dengan tenaga besar. Hanya berbekal 1.390cc VW Touran mampu menghasilkan tenaga 140 PS pada 5.600 rpm dan torsi 220 Nm pada 1.500 rpm. Rahasianya terletak pada supercharger dan turbocharger yang melekat pada mesinnya.
- 7-speed DSG (Direct Shift Gearbox) dual clutch memiliki perpindahan gigi mulus dan sangat cepat. Berbeda dengan kebanyakan transmisi otomatis yang biasanya membuat akselerasi lebih lambat dari manual, maka DSG membuat akselerasi lebih cepat dari manual. Kecepatan 0-100 kph dapat dicapai dalam 9.5 detik.
- Cruise Control, terletak pada tuas kiri stir, dapat digunakan untuk membuat mobil berjalan pada kecepatan yang telah diset.
- Auto Wiper, membuat wiper bekerja secara otomatis apabila terjadi hujan.
- Auto Lamp, merupakan fasilitas yang membuat lampu headlamp akan menyala otomatis apabila mobil memasuki area gelap.
- Auto Stop (hill assist pada kendaraan tahun 2020an), merupakan standar VW secara otomatis membuat mobil tetap berhenti pada tanjakan.
- Steer button, tombol-tombol control ditanamkan pada bagian stir untuk memudahkan pengemudi mengatur berbagai hal tanpa harus mengalihkan pandangan dari jalanan.
- Banyaknya kompartemen di dalam mobil. Laci-laci sangat banyak seperti di bawah tempat duduk penumpang depan maupun pengemudi. Juga di bagian belakang untuk menyimpan tools dan peralatan lainnya dengan rapi.
- Lampu baca disiapkan untuk hampir semua posisi tempat duduk. Sun visor bagian kiri dan kanan juga telah dilengkapi lampu yang menyala saat mirror pada sun visor dibuka.
- Kursi baris kedua yang bisa dicopot (tanpa membuka baut, melainkan dengan tuas yang disediakan). Dengan demikian, konfigurasi ruang penumpang bisa beraneka ragam mulai dari meluaskan ruang penumpang hingga membuat captain seat (dengan melepaskan kursi tengah di baris kedua).
- Design cabin yang mewah, meski belum soft touch namun telah dilengkapi dengan leather seats.